DAMPAK
PERBEDAAN ALIRAN/PAHAM DI MASYARAKAT
Dampak perbedaan paham/aliran keagamaan di
masyarakat sangat terasa sekali terutama kehidupan di masyarakat desa atau
kampong, dimana masyarakat banyak dan sering berkumpul sehingga sangat terasa
sekali terjadinya perubahan-perubahan yang negative.
Disini saya menyampaikan bahwa ditengah kehidupan
masyarakat yang sudah semakin kompleks ini dimanapun berada sangat memungkinkan
sekali akan terjadinya perbedaan dan perubahan jaman, mungkin juga sudah
merupakan tuntutan sehingga seseorang dalam hal ini pemahaman keagamaan
seseorang harus mendalam tidak sekedar ikut-ikutan dan warisan nenek moyang
dahulu atau warisan bapak dan ibu kita dalam mendidik, artinya apa sudah
disampaikan, dicontohkan oleh bapak atau ibu kita tersebut harus disertai dasar
pengalaman dan paham keagamaan yang mendalam sehingga tidak menimbulkan
keraguan dan kebimbangan dimasyarakat.
Dampak terjadinya perbedaan paham dimasyarakat bisa
kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, dimana pada awalnya masyarakat itu
mempunyai pemahaman yang satu akan tetapi setelah mengalami dan menemui
berbagai perbedaan-perbedaan entah melalui media atau perantara secara langsung
dari pengalaman-pengalaman seseorang yang sudah tahu, yang kalau kita sebutkan
diantara perbedaan pemahaman yang ada dimasyarakat sebagai contoh perkembangnya
aliran MTA, maraknya paham wahabiyah di Indonesia, darul hadits, dan lain-lain
yang mereka semuanya ingin menampakkan eksistensinya sehingga semakin jelas
terjadinya perbedaan tersebut.
Pertama orang yang berbeda paham sangat mudah
sekali tersinggung, kedua semakin renggang tali persaudaraan, ketiga terjadinya
saling curiga antara satu dengan lainya, keempat semakin tidak harmonis
dalam kehidupan masyarakat, kelima terjadinya kelompok-kelompok yang
kelompok-kelompok tersebut sedikit demi sedikit semakin menjauhkannya dalam
kehidupan. Semakin parahnya terjadinya perbedaan paham tersebut sehingga
semakin mudah terjadinya disintegrasi bangsa.
Perbedaan paham adalah perbedaan pemikiran seseorang
yang terjadi dimasyarakat berdampak kepada semakin rapuhnya ideology bangsa dan
Negara Indonesia. Dan juga semakin sedikit menipisnya pemahaman terhadap ideology bangsa dan Negara
Indonesia, hal ini karena dimasyarakat tidak ada pendidikan dan pelatihan untuk
meningkatkan pemahaman tentang Ideologi Pancasila. Jadi pemahaman mereka
terhadap ideology hanya pemahaman dan pengalaman serta pengetahuan yang telah
ia dapatkan dibangku sekolah jaman dahulu.
Maka dari itu disinilah pentingnya semakin
meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang aliran/paham yang sudah dimiliki
seseorang bagi masyarakat, agar tidak terjadi dispemahaman atau pemahaman yang
keliru. Demikianlah beberapa efek dan dampak perbedaan pemahaman yang dapat
saya sampaikan semoga bisa menjadi tambahan bacaan dan pemahaman bagi
masyarakat.

No comments:
Post a Comment