SEJARAH
GOA TABUHAN DI KABUPATEN PACITAN
DISUSUN
UNTUK MEMENUHI PERSYARATAN MENGIKUTI ULANGAN
KENAIKAN KELAS DAN UJIAN NASIONAL DI MTS
WALISONGO SIDOWANGI

Disusun Oleh :
Ahmad Mubarok
LEMBAGA
PENDIDIKAN MA'ARIF NU
MTS
WALISONGO SIDOWANGI KAJORAN
2011/2012
HALAMAN
PENGESAHAN
Karya
tulis yang berjudul Mengenal Sejarah Ditemukanya Goa Tabuhan ini telah disetujui dan disahkan oleh Guru dan
Pembimbing, Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dan Kepala Madrasah MTs
Walisongo Sidowangi, Pada :
Hari : ........................
Tanggal : ........................
Guru Mata
Pelajaran Bahasa Indonesia Guru Pembimbing
Nursangidah, S.S Emi Sriwahyuni, S.P
Kepala
Madrasah
MTs
Walisongo Sidowangi
M.
Machfuzi, S.Ip
NIP
: 150416873
KATA
PENGANTAR
Segala
puji bagi Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya serta
kesehatan. Sehingga kami dapat menulis karya tulis ini dengan lancar.
Solawat
serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad
SAW.
Karya
tulis ini dibuat sebagai salah satu syarat mengikuti UAN/UAM tahun 2012/2013 di
Mts Walisongo Sidowangi Kajoran.
Kami
ucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan
karya tulis ini.
Kami
berharap semoga karya tulis ini dapat berguna bagi orang-orang disekitar kami.
Sidowangi,
...Juli 2012
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman Judul
............................................................................................... i
Halaman
Persembahan .................................................................................. ii
Kata Pengantar
..............................................................................................
iii
Daftar Isi
....................................................................................................... iv
Bab I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah ................................................. 1
B. Rumusan Masalah
.......................................................... 1
C. Tujuan Penulisan
............................................................ 1
D. Metode Pengumpulan Data
............................................ 2
E. Manfaat Penulisan
.......................................................... 2
F. Sistematika Penulisan
.................................................... 2
Bab II PEMBAHASAN
A. Legenda Banteng Wareng .............................................. 3
B. Keindahan Goa Tabuhan ...........................................
.... 3
Bab III PENUTUP
A. Kesimpulan .................................................................... 5
B. Saran
............................................................................... 5
Daftar Pustaka ............................................................................................... 6
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang Masalah
Penyusunan
karya tulis ini dibuat untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk mengikuti
UAN/UAS di Mts Walisongo Sidowangi Kajoran Magelang tahun pelajaran 2011/2012.
Karya
tulis ini berisi tentang sejarah Goa Tabuhan. Goa Tabuhan adalah Goa Fosil yang
mempunyai lorong berarah barat timur sepanjang 105 m. Dua ruangan di dalam Goa
berakhir pada lubang-lubang kecil yang tertutup tanah sedimen goa tersebut
mengandung lapisan-lapisan tipis berwarna putih.
Goa
Tabuhan adalah sebuah gejala karst bawah permukaan yang penuh makna.
Penemu Goa Tabuhan mBah Santiko pada tahun penemuan pertama : 1822.
B.
Rumusan
Masalah
Berdasarkan
latar belakang masalah diatas penulis mencoba untuk merumuskan
permasalahan yang akan dibahas dalam karya tulis ini.
1. Bagaimana legenda banteng Wareng ?
2. Apa saja keindahan didalam Goa Tabuhan ?
C. Tujuan Penulisan
Setiap
penulisan tetu tidak lepas dari tujuan yang diharapkan. Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penulisan karya
tulis ini dapat dirumuskan sebagai berikut :
1. Sebagai salah satu syarat pengambilan
raport kenaikan kelas tahun 2012.
2. Sebagai salah satu syarat untuk mengikuti
UN di Mts Walisongo Sidowangi Tahun
Pelajaran 2012/2013.
3. Mengajak masyarakat agar lebih mengenal
Goa Tabuhan.
D. Metode Pengumpulan data
Sebelum
menganalisis permasalahan dan menyajikanya dalam karya tulis, penulis terlebih
dahulu mengumpulakn data-data dengan cara :
1.
Observasi
Observasi yaitu cara penelitian
dengan cara mengamati secara langsung kepada suatu obyek yang akan diteliti.
2.
Studi
Kepustakaan
Studi kepustakaan
adalah cara penelitian dengan cara mencari data lewat buku-buku dan sumber
tertulis yang berhubungan dengan permasalahan.
E. Manfaat Penulisan
Semoga
dengan karya tulis ini masyarakat lebih mengenal tentang goa tabuhan dan semoga
masyarakat melestarikan keindahan dan budaya yang ada di Goa Tabuhan. Dan
siswa-siswi dapat lebih banyak mengetahui tentang Goa Tabuhan.
F. Sistematika Penulisan
Karya tulis ini kami buat berdasarkan
sebagai berikut;
Bab I Pendahuluan
meliputi, Latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penulisan, manfaat
penulisan, metode pengumpulan data, dan
sistematika penulisan.
Bab II Pembahasan meliputi
: Legenda Banteng Wareng keindahan Goa Tabuhan.
Bab
III Penutup meliputi : Kesimpulan dan saran.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Legenda Banteng Wareng
Tersebut
dalam sebuah abad Kyai Ageng Jenggareng pada suatu hari sedang mengadakan babad
alas di suatu wilayah yang sekarang di kenal sebagai Desa Widara masuk wilayah
kecamatan Donorejo Kabupaten Pacitan Jawa Timur.
Alkisah
pada saat itu ditengah hutan yang dibabadnya ditemukan seorang anak laki-laki
yang bernama "Si Banteng Wareng", anak kecil itu dipelihara dengan
baik dan setelah dewasa terkuak tabir rahasianya bahwa sebenarnya "Si
Banteng Wareng" itu adalah keturunan dari "Sri Sultan
Yogyakarta" yang pertama dari seorang selirnya yang meninggal di Widara
pada waktu perjuangan melawan "Sunan Suarkarta" yang saat itu dibawah
pengaruh Kompeni.
Si
Banteng Wareng setelah dewasa dia mampu meyakinkan ayahandanya di Yogyakarta
sebagai keturunan daerah Yogyakarta sebagai keturunan darah biru. Maka
kepadanya diberikan kekuasaan untuk membuka daerah sebelah barat Sungai Sundeng
di Pacitan.
Waktu
berputar sejarah beredar, maka pada tahun 1825 pecahlah perang Diponegoro,
kembali raden Banteng Wareng menunjukkan jiwa kepahlawanannya menentang kompeni
bersama prajurit Diponegoro yang terdesak lari
menyingkir kearah selatan ke sarangnya Mas Banteng Wareng di Goa
Tabuhan.
B. Keindahan Goa Tabuhan.
Salah satu keunikan
dari Goa Tabuhan adalah akar batu stalakmit dan stalaktit yang apa bila dipukul
bisa menimbulkan bunyi atau nada yang
begitu indah dan berirama mirip suatu gamelan jawa, maka Goa ini disebut Goa
Tabuhan.
Stalaktit
dan stalakmit itu sendiri adalah, stalakmit kerucut-kerucut batu kapur yang bergantung
pada atap-atap goa. Stalakmit adalah kerucut-kerucut
batuan kapur yang berdiri pada dasar
goa.
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
1. Mungkin sekali pada jaman-jaman
sebelumnya hanya sayangnya tidak diperoleh sumber-sumber informasi yang konkret
(sebelum babad Wareng).
2. Salah satu keunikan dalam Goa Tabuhan
adalah akar batu stalakmit dan batu stalaktit yang apabila dipukul akan
menimbulkan bunyi atau nada yang indah dan berirama.
B. Saran
1.
Sebaiknya
masyarakat Indonesia lebih melestarikan kebudayaan dan goa-goa yang ada di
daerah kita seperti Goa Tabuhan. Karena sekarang hampir kebudayaan-kebudayaan
di Indonesia diakui oleh Negara lain.
2.
Dan
kami membuat karya tulis ini untuk diletakkan diperpustakaan agar dapat
dipelajari oleh adik kelas VII dan kelas VIII.
DAFTAR
PUSTAKA
Soetoyo,
Goa Tabuhan Obyek Wisata Potensial di kabupaten Pacitan.
Herimanto,
Titik Surarsi, 2008. "IPS terpadu Kelas VII", Surakarta :
Mediatama.
No comments:
Post a Comment